Senin, 15 Agustus 2016

8/15/2016 06:55:00 PM

Batam, 13 Agustus 2016 - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali membuktikan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam menggalakkan Gerakan Nasional Non Tunai dengan ikut serta meluncurkan kartu Flazz Layanan Keuangan Terintegrasi (LENTERA). Kartu ini diluncurkan bertepatan dengan HUT ke-2 Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia.

Hadir dalam acara peluncuran 1000 kartu Lentera yang akan dibagikan kepada para nelayan di Kepulauan Riau ini Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo, Direktur BCA Santoso, Ketua Umum MURI Jaya Suprana dan manajemen bank penyedia kartu LENTERA lainnya.

“Tidak terasa program GNNT yang dicanangkan oleh Bank Indonesia telah berjalan selama dua tahun. Kita bisa melihat bersama upaya dari berbagai instansi untuk mendukung masyarakat mulai beralih dari penggunaan uang tunai ke instumen pembayaran non tunai. BCA sebagai salah satu bank swasta nasional yang memiliki visi menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia turut mendukung program GNNT dengan berbagai cara di antaranya dengan memberikan penawaran-penawaran menarik bagi instrumen non tunai BCA dan mengeluarkan beragam produk-produk pembayaran non tunai, termasuk kartu LENTERA yang diluncurkan hari ini” ujar Santoso.


Kartu LENTERA tersebut dapat digunakan oleh komunitas nelayan sebagai instrumen pembayaran seperti untuk membeli alat tangkap ikan di koperasi. Ke depannya, kartu ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan kepada komunitas nelayan di Kepulauan Riau. “Dengan kehadiran kartu Flazz LENTERA, kami berharap transaksi nelayan dapat mulai beralih menggunakan instrumen non tunai. Dengan demikian, peluang bagi nelayan untuk dijangkau dengan fasilitas perbankan semakin tinggi” tutup Santoso.


Pemberian kartu LENTERA ini juga mendapat perhatian dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Bank Indonesia bersama kelima bank mencatat rekor MURI dengan memperkenalkan transaksi nontunai kepada nelayan di daerah Batam, Kepulauan Riau.

0 komentar:

Posting Komentar